09 Oct 2021

Komponen Laporan Laba Rugi Pelaku Usaha Wajib Tahu

Hallo sobat dahzyat…

Apakah anda tahu apa itu laporan laba rugi? Apakah dalam bisnis anda sudah hasilkan laporan laba rugi dengan baik? Lalu bagaimana kondisi keuangan bisnis anda. Apakah rugi atau untung?

Tentu anda tidak asing lagi bukan dengan laporan laba rugi dalam berbisnis, dimana dengan laporan ini anda akan tahu apakah bisnis anda untung atau rugi. Selain itu dalam laporan laba rugi juga terdapat pencatatan transaksi masuk dan keluar yang dilakukan perusahaan anda. Dimana laporan ini biasanya dibuat pada akhir priode tertentu. Jika pendapatan anda lebih besar dari pengeluaran maka bisnis yang anda jalani peroleh keuntungan. Namun jika yang terjadi sebaliknya maka bisnis anda alami kerugian.

Tentunya semua pelaku usaha tidak ingin alami kerugian bukan. Maka dari itu anda juga harus bisa kendalikan arus kas pada perusahaan anda.

Selain itu anda juga harus tahu apa saja komponen yang diperlukan dalam laporan laba rugi :

  • Keuntungan, Dimana asil bersih yang anda dapatkan dari hasil penjualan baik itu kegiatan usahan maupun non usaha. Seperti penjualan asset perusahaan.
  • Kerugian, Kerugian ini yakni biaya yang anda keluarkan untuk diluar kegiatan usaha.
  • Laba sebelum pajak, Laba yang anda dapatkan  dari total  pendapatan dikurangi pajak. Lalu laba operasiona dikurangi beban bunga untuk cara hitung laba sebelum pajak.
  •  Laba sebelum bunga dan pajak, Dimana komponen yang bisa anda dapatkan dari laba operasional tanpa ada pajak dan biaya bunga.
  • Harga pokok penjualan, dapat diperoleh dari beban dan seluruh pengeluaran yang harus dikeluarkan perusahaan untuk produksi sebuah produk.
  • Pendapatan, dimana terdapat pendapatan non-operasaional yakni bisa anda peroleh dari usaha non-utama, usaha sekunder atau pendapatan lain diluar penjualan dan pembelian. Seperti sewa, bunga bank dll. Selain itu yang kedua pendapatan operasional, yang bisa anda dapatkan dari kegiatan uama perusahaan anda, seperti produksi, jual, dan pemasaran.
  • Biaya operasional, ini adalah seluruh biaya yang dikeluarkan diluar HPP, seperti sewa gedung, perjalanan, iklan, gaji, pelatihan, daln lainnya.
  • Beban, seluruh biaya untuk kegiatan operasional dan menghasilkan laba.